LOGARITMA
2.1. SEJARAH SINGKAT LOGARITMA
Kata“Logaritma” berasal dari kata Yunani yaitu Logos (berpangkat) dan Aritmhos (bilangan). Logaritma ditemukan kurang lebih abad ke-17 oleh John Napier (1550 - 1617) di Skotlandia dalam bukunya yang berjudul “Minifici Logarithmorum Canonis Descripto” dan Joost Burgi (1552-1632) dengan bukunya “Aritmetische Und Geometrische Progress Tabulen” tahun 1620.Bila Napier pendekatannya lewat aljabar maka Burgi lewat pendekatangeometri.
Awal munculnya pemikiran John Napier tentang logaritma karena inginmencari cara untuk mengurangi waktu yang diperlukan pada saat menghitung bilangan yang panjang, seperti 57162958 x 6173298. Ia menemukan metode perkalian bilangan dengan menambah logaritmanya kemudian menggunakaninvers logaritma untuk mendapatkan hasil akhir..
Konsep dasar logaritma terus dikembangkan oleh matematikawan lain,terutama Henry Briggs. Penemuan ini membawa perubahan besar dalammatematika bahkan Florian Cajori menyebutkan bahwa logaritma merupakansalah satu dari tiga penemuan penting bagi matematika (dua lainnya adalahnotasi angka Arab dan pecahan berbasis sepuluh/desimal).
2.2. PENGERTIAN LOGARITMA
a. Pengertian logaritma secara umum:
Logaritma adalah sebuah cabang matematika yang menjad metode dalammenyelesaikan sebuah masalah.
b. Pengertian logaritma menurut para ahli:
1) Menurut Abu Jafar Muhammad Ibnu Musa Al Khawarizmi:
Algoritma adalah sebuah metode khusus untuk menyelesaikansebuah masalah dengan cara yang akan dipahami. Dengan MetodeLogaritma, seseorang akan mampu untuk menyelesaikan masalahnyadengan lebih tertata.
2) Menurut Amikom Yogyakarta:
Logaritma adalah sebuah bentuk instruksi dalam bentuk cara ataumetode yang akan membantu kamu dalam menyelesaikan programdengan cara yang lebih sistematis.
Komentar
Posting Komentar